Tag: Banjir

  • DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang

    peloporberita.com/ – Bencana banjir, terjadi di Kota Serang, Banten akibat hujan yang terus menerus mengakibatkan Sungai Cibanten meluap ke beberapa wilayah. Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin pun langsung bergerak cepat menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di tiga lokasi yaitu di Kecamatan Kaujon, Kecamatan Margasari dan Kecamatan Dranggong.

    “Ini kita dengar menjelang siang banjir besar di Kota Serang. Saya sebagai anggota DPR RI Dapil II Serang-Cilegon langsung berkoordinasi dengan Kemensos dan para pihak yang lain, membawa berbagai bantuan yang memang diperlukan oleh warga yang mengungsi,” tutur Yandri, Selasa (01/03/2022).

    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang
    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang. (Foto:Pelopor.id/Humas Kemensos)

    Adapun bantuan logistik dari Kementerian Sosial yang dikirimkan dari Gudang Bekasi disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama terdiri dari makanan siap saji 600 paket, makanan anak, 400 paket, lauk pauk siap saji 400 paket, family kit 200 paket, tenda gulung 50 lembar, selimut 200 lembar, matras 200 unit, air minum kemasan 30 dus, dan Tenda Serbaguna Keluarga 2 unit.

    Sementara tahap dua terdiri dari makanan siap saji 600 paket, makanan anak 400 paket, lauk pauk siap saji 400 paket, family kit 200 paket, tenda gulung 50 lembar, selimut 200 lembar, matras 200 unit, air minum kemasan 30 dus, Tenda Serbaguna Keluarga 2 unit, sandang dewasa 300 paket, Tenda Keluarga 2 unit, serta sembako 500 paket.

    “Intinya kami merespon dengan cepat, Kemensos bersama Komisi VIII yang memang membidangi masalah sosial dan kebencanaan, sudah tiba di lokasi dan langsung diterima oleh warga,” ungkap Yanri.

    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang
    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang. (Foto:Pelopor.id/Humas Kemensos)

    Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini Posko Pengungsian di Kota Serang ada enam titik dengan jumlah pengungsi lebih dari 2.500 orang. pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk mendata jenis bantuan yang dibutuhkan warga.

    Warga setempat bernama Anton Nara (35) mengungkapkan, kebutuhan mendesak saat ini salah satunya adalah pakaian dan air bersih. “Alhamdulillah untuk (bantuan) makanan ada. Kebutuhan saat ini celana, kaos, buat dewasa. Nanti minta air bersih juga,” ucap Anton. []

  • Cuaca Ekstrem, Mensos Risma Minta Semua Pihak Lebih Waspada

    peloporberita.com/ | Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meminta semua pihak lebih waspada, mengingat intensitas cuaca ekstrem terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

    Risma juga menekankan agar para pemangku kepentingan memastikan keselamatan kelompok rentan dalam penanganan bencana. Salah satunya dengan memberikan tanda di setiap rumah kelompok rentan, lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, atau balita dan ibu hamil.

    “Nanti bila bencana datang, Tagana dan instansi penanganan bencana lainnya bisa memberikan prioritas penanganan terhadap mereka,” kata Risma dalam kunjungannya ke lokasi banjir di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Sukabumi, Jumat (18/02/2022).

    Risma dan rombongan bergerak ke Sukabumi, setelah mengecek lokasi bencana di kawasan Vila Nusa Indah di Cileungsi, Kabupaten Bogor, seperti tertulis dalam keterangan resminya yang diterima peloporberita.com/.

    Tiba di lokasi banjir dan longsor di Kelurahan Jayaraksa malam hari, Risma dengan didampingi Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Kapolresta dan Dandim Kota Sukabumi langsung mengecek saluran air yang jebol akibat luapan air.

    Di hadapan Wali Kota dan jajaran, Risma menekankan pentingnya kesiagaan dan koordinasi yang baik dari unsur penanganan bencana di daerah.

    Risma juga meminta warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, seperti di perbukitan, lereng tebing dan kawasan dengan kemiringan tertentu, bisa meningkatkan kewaspadaan di saat intensitas hujan meningkat. Misalnya dengan menyiapkan shelter sementara.

    “Saya minta ada edukasi terhadap masyarakat di wilayah rawan bencana. Kalau intensitas hujan meningkat seperti saat ini, mereka bisa menempati tenda atau shelter sementara yang memang sudah disiapkan,” kata Risma.

    Selama warga menempati shelter sementara, tentunya akan ada dukungan berupa bantuan logistik dan kebutuhan hidup lainnya. Cara seperti ini diharapkan mampu mengurangi kerugian akibat materi, terutama korban jiwa.

    Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyerahkan secara simbolik bantuan dari Kementerian Sosial untuk korban banjir Kota Sukabumi sebesar Rp 460.666.600. Jenis bantuan berupa bantuan logistik dan santunan ahli waris seorang korban meninggal dunia.[]

  • Menteri Sosial Tri Rismaharini Kunjungi Lokasi Banjir di Bogor dan Sukabumi

    peloporberita.com/ | Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir di Bogor dan Sukabumi.

    Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Perumahan Villa Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kawasan ini dilanda banjir pada Rabu (16/02/2022) malam pukul 22.15 WIB dan baru surut pada Kamis (17/02/2022) dini hari.

    Banjir yang menerjang Perumahan Villa Nusa Indah 1 dan 2 ini juga berdampak pada wilayah tetangga, yaitu Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi.

    Kemudian, Risma dan rombongan bergerak ke lokasi berikutnya di Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Tingginya curah hujan mengakibatkan banjir dan longsor yang menerjang sejumlah kawasan dan Kecamatan Baros adalah yang paling terdampak. Selain kerusakan fisik, kejadian ini dilaporkan menyebabkan satu lansia meninggal dunia.

    Untuk korban bencana di Bogor, Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan bantuan logistik berupa makanan anak 600 paket, makanan siap saji 1.000 paket, pakaian bayi 300 paket, pakaian dewasa 400 paket, tenda gulung 200 lembar, tenda serbaguna keluarga 2 unit, kasur 100 unit, lauk pauk siap saji 2.000 paket, velbed 10 unit, matras 200 lembar, air minum kemasan 50 dus, kids ware 100 paket, selimut 200 lembar, perahu karet 3 unit, perlengkapan perahu 3 set, dan pelampung 10 unit.

    Sedangkan untuk korban banjir di Kota Bekasi, bantuan Kemensos berupa makanan anak 300 paket, makanan siap saji 100 paket, pakaian bayi 100 paket, dan pakaian dewasa 100 paket. Bantuan selanjutnya adalah tenda gulung 100 lembar, selimut 100 lembar, kasur 100 unit, lauk pauk siap saji 1.000 paket, velbed 10 unit, matras 100 paket, air minum kemasan 20 dus, dan kids ware 50 paket.

    Kemudian korban bencana di Kota Sukabumi diberikan bantuan berupa makanan siap saji 900 paket, makanan anak 420 paket, lauk pauk siap saji 1.000 paket, kids ware 200 paket, pakaian dewasa 200 paket, dan tenda gulung 100 lembar. Bantuan lainnya adalah selimut 200 lembar, kasur 100 unit, velbed 10 unit, matras 100 paket, air minum kemasan 30 dus dan popok bayi 100 paket.[]

  • Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

    peloporberita.com/ –  Personel gabungan TNI-Polri, Basarnas serta Instansi terkait dikerahkan ke wilayah terdampak banjir serta tanah longsor
    untuk membantu mengevakuasi masyarakat, Jumat (07/01/2022). Musibah ini, terjadi setelah kota Jayapura di guyur hujan dengan intesitas tinggi, dari sore hingga pagi.

    Adapun wilayah yang terdapak banjir yaitu Kantor Gubernur, Batas Kota, Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Organda, depan Saga Mall Abepura dan untuk titik terdampak tanah longsor yaitu Aspol Bhayangkara Dok 5 atas.

    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia
    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia. (Foto: peloporberita.com/Antara)

    Selanjutnya, Kelurahan Trikora Dok 5 atas dan Skyland serta Lintasan Kodam serta Batas Kota yang mangakibatkan jalan terputus sehingga pengendara kendaraan tidak dapat melintas.

    Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor ini sebanyak 7 korban jiwa (MD) dan korban luka-luka sebanyak 3 orang yang langsung dibawa ke RS Bhayangkara.

    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

    Untuk 2 korban jiwa yang meninggal dunia langsung diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan di Kampung Halamannya.

    Adapun idetintas korban MD :
    1. John Itlay (23);
    2. Gidion Itlay (18);
    3. Theo Itlay (18);
    4. Junaedi (68);
    5. Sudarti (67);
    6. Asniati (35);
    7. Antonieta (39).

    Adapaun identitas Korban Luka-luka :
    1. Ainul (22);
    2. Jordan (22);
    3. Martina (15). []

  • Banjir Masih Melanda Sejumlah Area di Malaysia

    peloporberita.com/ | Banjir yang masih melanda sejumlah area di Malaysia hingga Senin (3/1/2022) membuat lebih dari 15 ribu orang terpaksa mengungsi.

    Kantor berita Malaysia, Bernama melaporkan, para pengungsi berlindung di 188 penampungan yang tersebar di tujuh negara bagian, yaitu Johor, Melaka, Pahang, Sabah, Selangor, Terengganu dan Negeri Sembilan.

    Rahmad Mariman yang merupakan Ketua Panitia Pekerjaan, Transportasi, Sarana Umum, Prasarana, dan Penanggulangan Banjir Melaka mengatakan hujan lebat yang terjadi di luar wilayah Melaka, terutama di hulu sungai, berperan besar dalam banjir yang melanda area itu sejak Sabtu (1/1/2022).

    “Sungai Lubok China dan Sungai Melaka sama-sama diguyur hujan deras di Negeri Sembilan, membuat air meluap di daerah dataran rendah dan berdampak pada wilayah dekat Lubok China, pun juga Krubong, Taman Merdeka, dan Peringgit di distrik Melaka Tengah,” ujarnya.

    Seperti diketahui, Malaysia tengah mengalami hujan lebat dan banjir pasang surut sejak 17 Desember 2021. Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia Acryl Sani Abdullah Sani menyebutkan, akibat banjir pasang surut ini, setidaknya 50 orang meninggal dunia dan dua lainnya masih hilang, seperti dikutip dari CNN.

    Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menyatakan, pemerintah tengah mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir. Salah satunya memberikan lebih banyak bantuan, termasuk bantuan senilai RM 61.000 atau sekitar Rp 208 juta untuk keluarga korban banjir. []

    Baca juga: Malaysia Evakuasi 22 Ribu Warganya yang Kebanjiran

  • Malaysia Evakuasi 22 Ribu Warganya yang Kebanjiran

    peloporberita.com/ – Pemerintah Malaysia, hingga saat ini telah mengevakuasi 22 ribu warganya yang terkena banjir di delapan negara bagian. Sebagian besar di antaranya atau lebih dari 10 ribu orang, berada di negara bagian Pahang. Sedangkan di Selangor, lebih dari 5 ribu orang meninggalkan rumah mereka.

    “Di Selangor, situasinya seperti ‘kejutan’ musim hujan, karena jarang terjadi banjir di Selangor,” tutur Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, dikutip dari AFP Sabtu (18/12/2021) malam.

    Banjir yang terjadi sejak Jumat (17/12/2021) ini, menjadi banjir yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Penyebabnya, hujan deras yang menyebabkan sungai meluap, merendam banyak daerah, dan memutus sejumlah jalan utama.

    Tinggi air yang dilaporkan situs resmi pemerintah, bahkan melebihi tingkat atau batas berbahaya di enam negara bagian tengah dan timur laut pada Minggu (19/12/2021) pagi ini.

    Sejumlah layanan kereta api menuju kota pelabuhan Klang dihentikan. Puluhan rute bus di dalam dan sekitar ibu kota Malaysia pun dibatalkan.

    Departemen Meteorologi mengingatkan, bahwa hujan diprediksi akan terus berlanjut di sejumlah wilayah di Pahang. Meski, telah mereda di beberapa daerah.Banjir terparah, pernah menghantam Malaysia sebelumnya, terakhir pada tahun 2014. Saat itu, sebanyak 118 ribu orang terpaksa mengungsi. []

  • Separuh Pulau Lombok Banjir Akibat Hujan Lebat Seharian

    peloporberita.com/ – Cuaca ekstrim, melanda berbagai kawasan di Indonesia, termasuk Lombok-Sumbawa. Musibah banjir pun melanda hampir seluruh Pulau Lombok, setelah seharian wilayah tersebut diguyur hujan lebat.

    “Dari subuh saya terjebak di Kebon Roek dan tidak bisa pulang. Sudah 3 jam di sini. Banjir pak….”

    “Warga yang melintas di jalur alternatif Jalan Pemuda waspada karena ada pohon tumbang. Yang melintas di kawasan Sweta harap hati-hati. Terjadi genangan air cukup besar yang menyebabkan banjir. Air sudah seperti kolam. Gunakan jalur aman jika terpaksa melintas di kawasan itu,” tutur Irwan, seorang warga yang terjebak macet akibat banjir, Senin, 6 Desember 2021.

    Informasi lain dari warga setempat juga disampaikan Pardi, yang tengah melintas di kawasan Brawijaya dan Jalan Sriwijaya.

    “Jalur alternatif ditutup karena banjir setinggi lutut orang dewasa. Tolong jangan melintas di areal ini,” sebutnya.

    Selain itu, jalur Utara di kawasan Gunung Sari juga macet parah. Salah seorang pengendara bernama Iskandar mengaku terjebak macet akibat banjir sejak pukul 6 pagi. Ia menyampaikan bahwa genangan air, menutupi seluruh badan jalan dan melampaui tinggi trotoar. Pengguna jalan kesulitan mengenal batas bahu jalan dan rawan kecelakaan.

    Baca juga :

    Kemudian di kawasan pasar tradisional Kebon Roek-Ampenan yang kondisinya tak kalah memperihatinkan. Genangan air setinggi lutut melanda kawasan ini. Sebagian warga tak mampu hindari genangan air terpaksa berlindung di tempat yang aman.

    “Dari subuh saya terjebak di Kebon Roek dan tidak bisa pulang. Sudah 3 jam di sini. Banjir pak…,” sebut salah satu warga, Zuleha yang terjebak banjir.

    Sementara BMKG, sebelumnya telah mengingatkan warga agar hati-hati dan waspada terhadap terjadinya cuaca buruk di sebagian wilayah Indonesia. Termasuk NTB, masuk dalam radar peringatan waspada cuaca buruk, banjir dan gempa.

    Warga diingatkan waspada terhadap kemungkinan terjadi dampak sekunder dari cuaca buruk seperti lahar dingin, banjir rob, gempa, kecelakaan di laut hingga pohon tumbang. []

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pelopor Berita (@peloporberita)

  • Kostrad Siagakan 100 Personel Bantu Penanggulangan Banjir Bandang di Batu Malang

    peloporberita.com/ | Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad menetapkan status satuan jajarannya untuk siaga bencana alam banjir bandang yang terjadi di daerah Batu, Malang, Jawa Timur pada Kamis (04/11/2021) akibat tingginya intensitas curah hujan.

    Dalam keterangan Divif 2 Kostrad, Jumat (05/11/2021) disampaikan bahwa telah disiagakan 100 personel dari Yonkes 2/YBH/2 Kostrad, Yonbekang 2/MWJ/2 Kostrad, Yonarhanud 2/ABW/2 Kostrad untuk membantu penanggulangan banjir bandang tersebut.

    Baca juga: Panglima TNI: TNI-Polri adalah Institusi Strategis Milik Rakyat Indonesia

    Adapun sejumlah lokasi yang terkena dampak bencana alam tersebut antara lain Kecamatan Bumi Aji, Dusun Sumber Brantas, Dusun Bulu Kerto, Dusun Tulung Rejo, Dusun Padang Rejo, Dusun Sidomulyo.

    Diperkirakan jumlah korban paling sedikit 15 orang hilang (hanyut), 11 orang dalam pencarian, serta kerugian materil empat kendaraan hanyut dan satu unit rumah terendam.

    Hingga saat ini, situasi dan kondisi di wilayah Batu, Malang, masih pada level siaga bencana dan Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad tetap siap siaga untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. []

  • Dua Desa di Poliwali Mandar Dilanda Banjir

    peloporberita.com/ |Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa dua desa di Kecamatan Mapili, Kabupaten Poliwali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat dilanda banjir pada Sabtu (4/9/2021), pukul 18.30 waktu setempat.

    Banjir tersebut, dipicu oleh hujan dengan intensits tinggi sehingga debit air Sungai Andau, Kanusuang dan Salu Kadundung meluap. Menyebabkan 90 KK atau 330 jiwa di dua desa terdampak banjir dengan ketinggian berkisar 20 – 100 cm. Kedua desa terdampak yaitu Desa Landikanusuang dan Rappang Barat.

    Dua Desa di Poliwali Mandar Dilanda Banjir
    Dua Desa di Poliwali Mandar Dilanda Banjir.(Foto:Pelopor.id/BNPB)

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poliwali Mandar mencatat 56 KK (194 jiwa) terdampak di Desa Landikanusuang, sedangkan 34 KK (146 jiwa) di Rappang Barat.

    Data sementara dusun-dusun yang terdampak di Desa Landikanusuang berada di Dusun Pulluddung, Tondo Ratte, Landi dan Seppong. Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa ini.

    BPBD setempat juga melaporkan, banjir berdampak pada kerugian material pada sektor pemukiman, fasilitas umum dan perkebunan. Tercatat 90 unit rumah warga di dua desa tersebut terendam.

    Sementara itu, 2 unit jembatan terpantau mengalami pengikisan pada pondasi, 2 unit jembatan gantung terancama putus. BPBD juga mendata 1 unit masjid terendam. Sedangkan di sektor perkebunan, kebun kakao seluas 21 hektar dan sawah 100 hektar terendam.

    BPBD Kabupaten Poliwali Mandar telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti menyiagakan apabila diperlukan untuk evakuasi warga. Di samping itu, BPBD bersama TNI, Polri, Tagana, relawan dan instansi di tingkat kecamatan dan desa melakukan pembersihan lingkungan yang dipenuhi sampah banjir.

    Meskipun banjir sudah surut, BPBD setempat bersiaga untuk mengantisipasi banjir susulan. Hal tersebut dilatarbelakangi kondisi cuaca hujan deras saat ini. Prakiraan cuaca di tingkat kecamatan, hujan dengan intensitas ringan terpantau berpeluan terjadi pada malam ini.

    Berdasarkan prakiraan dini cuaca BMKG, wilayah Poliwali Mandar berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat serta angin kencang. Potensi hujan masih berpeluang di wilayah ini pada esok hari, Senin (6/9).

    Analisis inaRISK menunjukkan 13 kecamatan di Kabupaten Poliwali Mandar yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk bahaya banjir. Kecamatan Mapili yang terdampak banjir merupakan salah satu kecamatan pada kateogri bahaya tersebut.

    Namun potensi bahaya lain perlu menjadi catatan, khususnya memasuki musim hujan ini, yaitu potensi bahaya tanah longsor. Kecamatan ini juga berada pada potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi.

    BNPB mengimbau masyarakat untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Sebagian wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan pada bulan September hingga November 2021, di antaranya Provinsi Sulawesi Barat.

    Kewaspadaan warga di tingkat komunitas atau desa dibutuhkan untuk bersama-sama menganalisis secara mandiri potensi risiko yang berada di wilayah. []

  • Badai Ida Sebabkan Banjir di New York dan New Jersey, 9 Orang Meninggal

    peloporberita.com/ | Jakarta – Gubernur New York dan New Jersey mengumumkan keadaan darurat pada Rabu (1/9/2021) malam waktu setempat, setelah hujan lebat dari badai tropis Ida. Keputusan ini, diambil lantaran hujan lebat telah menyebabkan banjir dan sedikitnya 9 orang meninggal akibat bencana tersebut.

    “Saya menyatakan keadaan darurat untuk membantu warga New York yang terkena dampak badai malam ini,” tutur Gubernur New York Kathy Hochul melalui Twitter.

    A bus navigates past abandoned cars on a flooded highway, as local media reported the remnants of Tropical Storm Ida bringing drenching rain and the threat of flash floods and tornadoes to parts of the northern mid-Atlantic, in the Queens borough of New York City, U.S., September 2, 2021.  REUTERS/Brendan McDermid

    Walikota New York City Bill de Blasio seperti dikutip dari Reuters, menggambarkan banjir dan cuaca pada Rabu malam sebagai “peristiwa cuaca bersejarah”. Layanan Cuaca Nasional pun, mengeluarkan darurat banjir bandang di New York City untuk pertama kalinya.

    “Sedikitnya satu orang tewas saat banjir menggenangi kota Passaic di New Jersey,” kata Walikota Hector Lora dikutip dari CNN.

    Sedangkan NBC New York melaporkan bahwa satu orang lagi meninggal di New Jersey dan tujuh orang meninggal di New York City, termasuk seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Menurut media lokal, orang-orang terperangkap di ruang bawah tanah mereka saat badai mengirim air ke seluruh kota.

    Hampir semua jalur kereta bawah tanah Kota New York, dihentikan pada Rabu malam itu karena sisa-sisa Ida membawa hujan lebat dan ancaman banjir bandang dan tornado ke bagian utara Atlantik tengah.

    Selain itu, semua kendaraan non-darurat juga dilarang dari jalan-jalan Kota New York sampai pukul 5 pagi Kamis (2/9/2021), waktu setempat karena cuaca. []