Tag: bandara

  • Bandara Atlanta Kembali Menjadi yang Tersibuk di Dunia

    Jakarta | Atlanta kembali menjadi bandara tersibuk di dunia seiring mulai pulihnya perjalanan udara global dari pandemi, setelah tahun lalu turun satu peringkat.

    Berdasarkan data Airports Council International (ACI) World, Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta mendorong Bandara Internasional Guangzhou Baiyun di Tiongkok selatan untuk mendapatkan kembali posisi prapandemi sebagai bandara tersibuk di dunia, dengan 75,7 juta penumpang pada tahun 2021.

    Kemudian urutan kedua ditempati Bandara Internasional Dallas Fort Worth, dan peringkat ketiga diduduki Bandara Internasional Denver. Sedangkan Guangzhou Baiyun turun ke urutan kedelapan dalam daftar, dengan 40,3 juta penumpang pada 2021.

    Data ACI World menunjukkan, 10 bandara tersibuk di dunia pada tahun lalu tercatat melayani 463 juta penumpang, meningkat 52% dari tahun 2020. Namun jika dibandingkan tahun 2019, angka itu menurun 29%.

    Di Amerika Serikat (AS), delapan bandara berhasil mencapai 10 besar untuk lalu lintas penumpang tahun lalu. Sebagai perbandingan, tujuh dari 10 bandara tersibuk pada tahun 2020 berlokasi di Tiongkok, lantaran permintaan untuk perjalanan global runtuh selama awal pandemi.

    “Statistik penerbangan baru menunjukkan tren pemulihan yang menggembirakan, dengan sebagian besar bandara tersibuk berulang sebelum Covid-19 kembali menjadi yang teratas,” kata Direktur Jenderal ACI World Luis Felipe de Oliveira yang dikutip dari The Wall Street Journal.

    Lalu lintas penerbangan telah meningkat karena negara-negara di seluruh dunia telah melonggarkan pembatasan perjalanan, seperti tes Covid-19 dan vaksinasi. Sejumlah maskapai mengatakan permintaan untuk perjalanan kembali meningkat setelah gelombang Omicron teratasi.[]

  • Omicron Terkendali, Pemerintah Buka Bandara Internasional Yogyakarta, Medan, dan Makasar

    Jakarta – Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kapasitas penerbangan internasional Indonesia masih jauh dari normal. Oleh sebab itu, Pemerintah kembali membuka bandara internasional.

    “Pemerintah akan melakukan langkah-langkah di antaranya membuka bandara internasional di antaranya Yogyakarta, Medan dan Makasar,” tuturnya dalam keterangan Pers terkait Hasil Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin, (04/04/2022).

    Pernyataan ini seiring dengan terkendalinya varian covid-19, Omicron di Tanah Air berdasarkan data-data secara nasional. Adapun dalam waktu kurang dari tiga bulan kasus harian telah menurun sangat tajam hingga 97 persen dari puncak kasus yang disebabkan varian Omicron. Selain itu, kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus yang lalu, saat ini sudah berada di bawah 100 ribu.

    Sementara berdasarkan data Global Normalcy Index yang dikeluarkan majalah the Economist, nilai Indonesia saat ini berada di angka 68 dari 100 sebagai kondisi normal. Nah, menurut Menko Luhut, salah satu yang masih harus diperbaiki adalah kapasitas penerbangan internasional yang masih jauh dari normal.

    Bandara
    Ilustrasi ruang tunggu bandara. (Foto: Freepik)

    Untuk itu, Selain membuka bandara internasional seperti Bandara Yogyakarta, Medan dan Makasaar, pemerintah juga akan terus merelaksasi kebijakan visa hingga mendekati aturan sebelum pandemi.

    “Aturan entry test PPLN masuk Indonesia juga akan kita relaksasi, sehingga jumlah penerbangan yang 4 masuk dapat meningkat tanpa menyebabkan penumpukan di bandara.Untuk detail mengenai hal ini masih akan dibahas dan diputuskan. Dan akan segera berlaku apabila SE Satgas telah dikeluarkan,” ungkap Menko Luhut.

    Ia juga menegaskan, bahwa penggunaan Peduli Lindungi dan vaksinasi masih menjadi alat utama untuk menjaga peningkatan kasus Covid-19 di tengah pemulihan ekonomi dan mobilitas yang berjalan cepat. Untuk itu Pemerintah meminta secara khusus kepada seluruh Forkompimda seluruh Jawa Bali agar terus memaksimalkan capaian vaksinasi dosis kedua dan booster. []

  • Penerbangan dari Bandara Halim Pindah ke Soetta dan Pondok Cabe Mulai 1 Januari 2022

    peloporberita.com/ – Pemerintah mulai 1 Januri 2022 mendatang akan menutup sementara dan mengalihkan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Cengkareng dan Pondok Cabe Tangerang Selatan. Keterangan ini, diungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto yang dikutip Rabu (29/12/21).

    “Nantinya untuk penerbangan berjadwal, tidak berjadwal dan kargo yang menggunakan pesawat terbang jet, akan berpindah ke Bandara Soekarno Hatt,” tutur Novie Riyanto.

    “Sedangkan untuk operasional pesawat terbang non jet (propeller) akan dipindahkan ke Bandara Pondok Cabe,” sambungnya.

    Novie Riyanto menegaskan, saat ini proses revitalisasi sedang menunggu proses Peraturan Presiden sehingga memenuhi dasar persyaratan pelaksanaan bagi Kementerian Perhubungan

    “Aspek-aspek yang harus dipenuhi dalam rangka revitalisasi Bandara Halim, telah kami rapatkan bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait, sehingga pada pelaksanaannya semua dapat berjalan lancar, dan masing-masing bisa melaksanakan tugas dan fungsinya,” tegas Novie.

    Aspek-aspek tersebut meliputi administratif, angkutan udara, kebandarudaraan, navigasi penerbangan, keamanan penerbangan, serta kelaikudaraan dan pengoperasian pesawat udara.

    Selain itu, operator juga akan menyesuaikan skema pengalihan operasi penerbangan dari Bandara Halim PK ke Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Pondok Cabe.

    “Kami berharap, proses revitalisasi Bandara Halim PK ini dapat berjalan sesuai rencana, tentunya dengan dukungan penuh dari semua pihak,” sebutnya.

    Khusus penerbangan berjadwal dengan rute yang telah eksis, akan dilakukan optimalisasi slot yang ada di Bandara Soekarno Hatta.

    Untuk rute yang selama ini dilayani dari Bandara Halim Perdanakusuma tetapi belum ada di Bandara Soekarno Hatta, akan diterbitkan rute baru melalui aplikasi Angud Online (AOL).

    “Kami sudah mengadakan sejumlah pertemuan dengan stakeholder penerbangan terkait perpindahan operasional Bandara Halim PK ini,” tandasnya.

    Sementara soal Navigasi Penerbangan, AirNav Indonesia telah menyampaikan safety assessment terkait pengalihan operasi penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma. []

  • Bandara Dubai Beroperasi Penuh Jelang Akhir Tahun

    peloporberita.com/ – Bandara Dubai, kini telah beroperasi penuh untuk pertama kalinya sejak pandemi virus corona merebak pada Maret 2020. Salah satu bandara tersibuk di dunia itu beroperasi penuh, saat pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) mencatat peningkatan infeksi di tengah kekhawatiran varian Omicron baru.

    “Menyusul pembukaan tahap akhir, bandara ini 100% beroperasi dengan semua terminal, ruang pertemuan, lounge, restoran, dan gerai ritel sekarang dibuka,” tulis kantor berita resmi UEA, WAM pada Senin (20/12/2021).

    Di akhir tahun, perjalanan melalui Dubai selalu meningkat. Orang-orang asing, yang merupakan mayoritas dari penduduk emirat, pulang ke rumah untuk liburan sementara pengunjung datang untuk merayakan Tahun Baru.

    Bandara Internasional Dubai, tahun lalu melaporkan penurunan lalu lintas sebesar 70% dari sebelumnya mencatat lebih dari 86 juta wisatawan pada 2019 menjadi 25,9 juta pada 2020. Sementara pada paruh pertama tahun ini, sebanyak 10,6 juta orang melewati bandara tersebut, turun 41% dari angka sebelum pandemi.

    Pariwisata, merupakan sektor andalan ekonomi Dubai, yang menyambut 16,7 juta pengunjung pada 2019. Dubai juga mengandalkan pameran dagang Expo 2020 selama enam bulan untuk meningkatkan ekonomi, dengan lebih dari tujuh juta kunjungan sejak dibuka pada 1 Oktober.

    Baca juga : Kasus Omicron Inggris Capai 37 ribu perhari, Sandiaga Uno: Perjalanan Ke Luar Negeri Sebaiknya Dibatalkan

    Sementara Pemerintah UEA, yang terdiri dari tujuh emirat termasuk Abu Dhabi dan Dubai, telah secara komprehensif mendorong kampanye vaksinasi untuk hampir 10 juta penduduknya.

    Namun, jumlah infeksi virus corona kembali meningkat. UEA mencatat 301 kasus pada Senin (20/12/2021), dibandingkan dengan hanya 92 kasus pekan lalu. UEA telah mencatat lebih dari 744.400 kasus sejak awal pandemi, termasuk 2.152 kematian.[]

  • Regulator Persaingan Australia Setujui Pengambilalihan Sydney Airport

    peloporberita.com/ | Komisi Persaingan dan Konsumen Australia atau The Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) menyetujui pengambilalihan Sydney Airport Holdings senilai A$ 23,6 miliar atau sekitar US$ 17 miliar. Hal ini mengantarkan salah satu pembelian terbesar di negara itu mendekati hasil.

    Seperti diketahui, pada bulan lalu telah terjadi kesepakatan bahwa Bandara Sydney akan dibeli oleh Sydney Aviation Alliance (SAA), yang terdiri dari Investor IFM, QSuper, AustralianSuper dan Mitra Infrastruktur Global yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

    Pihak ACCC melihat kesepakatan itu tidak mungkin mengurangi persaingan, sehingga mereka juga tidak menuntut IFM melepaskan sahamnya di bandara Australia. IFM sendiri memiliki saham di sembilan bandara di seluruh Australia, termasuk lebih dari 25% saham di Melbourne dan 20% di Brisbane.

    “Penilaian kepemilikan silang antara bandara Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, dan Adelaide menemukan persaingan terbatas, sehingga tidak mungkin bagi satu anggota konsorsium untuk menguasai bandara,” ujar pihak ACCC, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (09/12/2021).

    Sementara itu dalam pernyataan terpisah, pihak Bandara Sydney mencatat pernyataan ACCC dan mengatakan kesepakatan itu juga telah disetujui oleh Komisi Eropa. Namun, mereka masih membutuhkan izin dari Dewan Peninjau Investasi Asing Australia dan pemegang saham perusahaan. []

    Baca juga: Boeing 737 Max Kantongi Izin Terbang Kembali dari China