Tag: Bandara Changi

  • Singapore Airlines Buka Kembali Lounge di Bandara Changi

    Jakarta | Singapore Airlines membuka lounge dengan tampilan baru di Bandara Changi setelah menghabiskan sekitar USD 37 juta untuk peningkatan, yang menawarkan kamar pribadi, pancuran, tempat memasak, dan bar koktail yang menghadap ke landasan pacu.

    Maskapai ini bekerja sama dengan Hirsch Bedner Associates dalam pembangunan kembali ruang tunggu, yang akan terbuka bagi penumpang yang bepergian dengan kabin premium dan anggota prioritas dalam program frequent-flyernya.

    Kamar pribadi memiliki tempat tidur Tempur Zero Gravity, yang biasanya berharga sekitar 4.600 dolar Singapura, yang dapat dipesan saat memasuki lounge. Opsi serupa tersedia di bagian kelas satu yang terbuka untuk penumpang yang terbang dengan maskapai dan Star Alliance.

    Bagian kelas bisnis dari SilverKris Lounge memiliki area yang tenang, ruang makan utama, yang disebut area ruang tamu dengan sofa, dan area bergaya halaman terbuka. Pelanggan di bar akan melihat pemandangan pesawat lepas landas dan mendarat.

    “Lounge SilverKris dan Krisflyer Gold di Terminal 3 memiliki 30% lebih banyak kursi dan ruang dari sebelumnya dan dapat menampung sekitar 1.150 penumpang secara total,” kata pihak Singapore Airlines dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Bloomberg.

    Fasilitas dibuka kembali sekitar setahun lebih lambat dari yang dijadwalkan, akibat pandemi yang membuat perjalanan terhenti dan membebani Singapore Airlines dengan rekor kerugian. Maskapai tersebut hanya menerbangkan 457.000 penumpang pada tahun fiskal hingga Maret 2021, dengan penurunan tercatat mencapai 98%.

    Singapore Airlines menyatakan ingin mengoperasikan 67% dari kapasitas pra-Covid pada September.

    “Pembukaan lounge memperkuat posisi kami sebagai maskapai penerbangan jangkar Bandara Changi, dan mencerminkan kepercayaan kami pada masa depan Singapura sebagai hub udara global yang unggul,” kata CEO Goh Choon Phong dalam pernyataannya.

    Singapore Airlines mengangkut 1,45 juta penumpang pada bulan April, penghitungan bulanan tertinggi sejak pandemi dimulai. Hanya 110.300 yang terbang di bulan yang sama tahun lalu, ketika Singapura sebagian besar tertutup dari seluruh dunia.[]

  • Singapura Lanjutkan Ekspansi di Bandara Changi

    Jakarta | Singapura melanjutkan pekerjaan di Terminal 5 Bandara Changi, setelah proyek dihentikan dua tahun lalu akibat pandemi. Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran mengatakan bahwa pihaknya akan mulai memobilisasi kembali konsultan desain dan teknik untuk menyempurnakan pembangunan terminal yang ditargetkan selesai dalam 2-3 tahun ke depan.

    Perjalanan udara menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat di Asia karena negara-negara seperti Singapura, Thailand, Malaysia dan Korea Selatan telah mengizinkan orang yang divaksinasi penuh untuk masuk tanpa karantina. Untuk memenuhi permintaan, maskapai dan bandara di wilayah tersebut pun meningkatkan kapasitasnya.

    “Mengingat pemulihan permintaan perjalanan udara saat ini dan yang diproyeksikan, kami memiliki dorongan baru untuk mengamankan kapasitas infrastruktur kami untuk pertumbuhan,” kata Iswaran seperti dilansir dari Bloomberg.

    “Banyak bandara telah menerapkan rencana ekspansi sebelum pandemi. Rencana-rencana ini sekarang harus ditinjau kembali untuk secara aman, mulus, dan berkelanjutan mendukung kembalinya tingkat pertumbuhan pra-pandemi dalam perjalanan udara.”

    Iswaran mengatakan, lalu lintas penumpang di Bandara Changi mencapai lebih dari 40% tingkat pra-Covid pada Mei, dibandingkan dengan kurang dari 20% pada pertengahan Maret.

    Pemerintah Singapura menargetkan aerodrome untuk menangani setidaknya 50% dari para pelancong yang dilakukan sebelum pandemi pada akhir tahun ini dan berencana membuka kembali secara bertahap salah satu dari dua terminal yang masih ditutup.

    Selain itu, Iswaran juga mengatakan bahwa Singapura akan berinvestasi di berbagai bidang, seperti sistem manajemen lalu lintas udara dan keberlanjutan.[]