Tag: Anugerah Desa Wisata Indonesia

  • Menko Airlangga: ADWI Dorong Pengembangan Desa Wisata

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dapat mendorong pengembangan desa-desa wisata di Indonesia. Hal ini disampaikan Menko Airlangga saat memberikan sambutan mewakili Presiden Joko Widodo di acara “Malam ADWI 2021” yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

    “Atas nama Bapak Presiden, saya mengapresiasi penyelenggaraan Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sebagai momentum mendorong geliat pengembangan desa wisata khususnya dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional,” tuturnya, Selasa, (7/12/2021).

    Menurut Menko Airlangga, ADWI dapat menjadi wahana promosi potensi desa wisata di Indonesia bagi wisatawan domestik dan mancangera, serta dapat memotivasi Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan desa-desa wisata baru sebagai pengungkit perekonomian desa dan daerah, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Pada ajang ADWI 2021 ini, 1.831 desa wisata dari 34 provinsi di seluruh Indonesia telah berpartisipasi mendaftar dan menjadi peserta. Dari jumlah tersebut, tersaring 50 besar desa wisata terbaik yang meraih penghargaan pada malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 dalam mewujudkan desa wisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan.

    Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, peningkatan penerimaan devisa dari sektor pariwisata, penyerapan tenaga kerja pariwisata, dan kenaikan indeks daya saing pariwisata indonesia di ranah global.

    ”Saya juga mendorong agar pengembangan desa wisata untuk terus disinergikan dengan upaya pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) sehingga dapat semakin memperluas manfaat ekonomi pengembangan destinasi pariwisata bagi masyarakat lokal,” tandasnya.

    Selain Menko Airlangga, perhelatan Malam ADWI 2021 dihadiri antara lain Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Budie Arie Setiadi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, para Bupati dan Wakil Bupati, serta para Kepala Desa dan Pejabat Setempat dari 50 Desa Wisata. []

  • Sandiaga Uno Dorong Desa Wisata Koto Mesjid Riau Ekspor Produk Olahan Ikan Patin

    peloporberita.com/ | Tahapan visitasi dan penilaian terhadap 50 desa wisata terbaik di Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 terus digulirkan. Kali ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan visitasi ke Desa Wisata Koto Mesjid yang terletak di kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Minggu (12/09/2021).

    Desa Wisata Koto Mesjid lebih dikenal dengan sebutan Kampung Patin, karena memiliki budidaya ikan patin yang luar biasa, sehingga desa ini mempunyai moto ‘tiada rumah tanpa kolam’. Hampir setiap rumah yang ada di Kampung Patin memiliki paling tidak satu kolam patin. Dalam sebulan, masyarakat setempat dapat memanen 390 hingga 400 ton ikan patin. Desa ini juga merupakan pemekaran dari Desa Pulau Gadang pada tahun 1999.

    “Hari ini kita melihat bahwa Desa Wisata Koto Mesjid sudah menjadi inspirasi, sudah menjadi satu semangat kita semua. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional. Dan hari ini kita canangkan patin harus go internasional, menggantikan salmon. Karena ikan patin Indonesia memiliki kualitas yang baik dan bergizi tinggi, terutama di Provinsi Riau dibandingkan dengan jenis ikan patin di negara lain,” kata Sandiaga.

    Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Film, Animasi dan Video di Cimahi

    Ikan patin di Desa Wisata Koto Mesjid diolah masyarakat menjadi berbagai macam produk kuliner dengan cita rasa yang unik, seperti kerupuk kulit patin, abon patin, bakso patin, siomay patin, nuget patin, otak-otak patin, cilok patin, ikan asin patin, batagor patin, hingga es dawet patin, serta ada juga keripik batang pisang, dan kelapa jelly (dekla). Tidak hanya itu, produk ekonomi kreatif di Kampung Patin ini juga sangat menarik. Misalnya, produk kriya dari hasil olahan bambu, seperti rotan dan pandan. 

    Yang tidak kalah menarik, Desa Wisata Koto Mesjid ini memiliki program home recycle creative, di mana produk-produk ekonomi kreatifnya memanfaatkan sampah yang masih layak pakai atau limbah paralon, lalu dibuat menjadi pot, tempat tisu, baki gelas, hiasan dinding dan piring lidi rotan. Ada juga produk fesyen yang dihasilkan, yaitu batik khas Kampar, tas rajut, hingga sendal rajut.

    Keunggulan lain yang menjadi daya tarik Desa Wisata Koto Mesjid adalah wisata alam dan buatan. Untuk wisata alamnya, ada Sungai Kampar yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Riau, dengan panjang 600 km. Ada juga Sungai Gagak yang memiliki air terjun yang indah, serta Lembah Aman dan Talau Pusako. 

    Baca juga: Taufan Rahmadi Ungkap Sosok Dibalik Suksesnya Billebante jadi Juara Desa Wisata BCA Award 2021

    Sedangkan untuk wisata buatannya, ada danau atau waduk buatan yang pada tahun 1991 dimanfaatkan untuk PLTA. Namun, kini danau tersebut dijadikan sebagai tempat wisata karena memiliki pemandangan alam yang sangat cantik seperti di Raja Ampat, sehingga sering disebut ‘Raja Lima’ dari Riau. Danau buatan tersebut dapat dilihat dari Puncak Kompe, salah satu spot instagramable di desa ini.

    “Saya berharap di masa pandemi COVID-19 ini akan semakin membuka peluang kita, untuk mencintai destinasi-destinasi wisata khususnya di Riau dengan hashtag KeRiauAja, tidak perlu ke luar negeri, karena jika kangen ke Raja Ampat ada di sini,” katanya.

    Bagi wisatawan yang ingin bermalam di Desa Wisata Koto Mesjid tidak perlu khawatir, karena desa ini memiliki 18 homestay yang diberi nama homestay patin 1 hingga 18. Konsep yang diusung homestay ini adalah ‘rumah warga’, sehingga wisatawan dapat merasakan seperti tinggal sebagai warga lokal. []

  • Sandiaga: Pantai di Desa Wisata Apar Pariaman Indah dan Bersih

    peloporberita.com/ | Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 memasuki tahap 50 besar desa wisata terbaik. Dalam tahap ini, dewan juri melakukan kunjungan dan penilaian langsung kepada 50 besar desa wisata yang didasarkan pada tujuh kategori lomba dan klasifikasi desa wisata. Desa pertama adalah Desa Wisata Apar di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

    Visitasi dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama dewan juri, Jumat (27/08/2021). Sandiaga menjelaskan, ADWI adalah salah satu upaya yang dilakukan Kemenparekraf dalam mewujudkan desa wisata sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan. 

    Baca juga: Sambut KTT G20, Pemerintah Siapkan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

    Desa wisata merupakan simbol kebangkitan ekonomi nasional dan desa wisata merupakan tren terbaru pariwisata pascapandemi yang berbasis nature and culture. Yaitu, fokus pada alam terbuka dan budaya. “Kita bisa lihat Desa Wisata Apar Kota Pariaman, betapa besarnya potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. Mulai dari pantainya yang indah dan bersih, track mangrove, konservasi penyu, juga yang tidak kalah menarik adalah STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Baruak),” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

    Desa Wisata Apar juga memiliki hamparan pantai yang biru nan bersih, dan konservasi penyu. Kuliner ciri khas Desa Wisata Apar adalah mengolah buah mangrove menjadi minuman dan makanan. Untuk kriya atau kerajinan tangan ekonomi kreatif dengan kearifan lokal ada pada menyulam dengan benang emas dan kerajinan batang pisang.

    Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Mahasiswa Pacu Kreativitas

    “Jadi kita bisa lihat di desa wisata Apar hari ini, bahwa ini adalah satu program yang sangat menyentuh masyarakat. Desa wisata ini programnya tidak mengawang, tapi konkret serta tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu. Memberikan sentuhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadi kita sekarang fokus ke desa wisata yang jadi program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Sandiaga.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman Madison Mahyuddin;  Kadispar Sumatera Barat Novrial; Kadisparbud Kota Pariaman Dwi Marhen Yono; Ketua Dewan Juri ADWI 2021 Azril Azahari; serta Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf Indra Ni Tua. []