Tag: Ahok

  • Ahok: Dipakai 80% Konsumen, Pertalite Tidak Bakal Dihapus

    peloporberita.com/ – Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memastikan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite akan tetap dijual dan tidak akan dikurangi ataupun dihapus.

    Sebab, pertalite topang 80% penjualan BBM Pertamina. Berbeda dengan premium yang kontribusi penjualannya kecil sehingga wacana penghapusan BBM jenis ini mengemuka, namun tak kunjung terealisasi.

    Sulitnya menghapus Premium diduga lantaran adanya mafia migas atau pemburu ritel impor. Sedangkan untuk menghasilkan Premium harus mengalami proses percampuran sehingga oktan turun.

    Pertamina
    Logo Pertamina

    Padahal, kilang modern menghasilkan BBM dengan oktan tinggi. Ahok pun mempertanyakan hal tersebut.

    Ia juga bercerita, banyak yang menyuarakan Premium tidak boleh dihapus mengatasnamakan rakyat. Padahal hampir 80 persen konsumen BBM memakai Pertalite. []

  • Wagub DKI Minta PA 212 Pikirkan Ulang Soal Reuni Akbar

    peloporberita.com/ | Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyatakan, pihaknya hingga kini masih membahas tentang bentuk acara dan lokasi reuni akbar 212 yang diharapkan bisa berjalan tanpa ekses.

    “Kami justru tidak hanya sedang berpikir ulang, tapi malah berpikir keras dan berulang-ulang, agar acara reuni 212 berjalan sukses tanpa ekses,” kata Slamet pada Minggu (07/11/2021).

    Hal ini ia ungkapkan untuk menanggapi permintaan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, agar panitia memikirkan ulang rencana reuni 212 di Monas pada awal Desember, lantaran dapat menimbulkan klaster Covid-19.

    Baca juga: Jakarta Hampir Tenggelam, Warga Diminta Kurangi Penggunaan Air Tanah

    “Sejauh ini kami minta, karena ini masa pandemi tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran kita harap dipikirkan kembali,” kata Riza di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (07/11/2021).

    Riza mengakui, saat ini kasus Covid-19 di Jakarta memang melandai dan juga sudah berstatus PPKM Level 1. Namun, Riza meminta supaya warga tetap disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes), salah satunya dengan tidak menggelar atau terlibat aktivitas yang memicu kerumunan.

    “Sekalipun kita sudah memasuki level 1, kita bersyukur tapi tidak serta merta kemudian kita bebas melakukan kegiatan-kegiatan seperti sebelum ada pandemi,” tegasnya.

    Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Akhir Tahun

    Riza juga mengatakan, justru di akhir tahun pengawasan prokes semakin ketat, salah satunya terlihat dari dihapusnya cuti bersama Natal dan Tahun Baru. “Sekalipun vaksinnya sudah tinggi, namun kami minta seluruh masyarakat tetap berada di rumah, karena rumah adalah tempat terbaik kita untuk terbebas dari Covid-19,” kata Riza.

    Sebagai informasi, reuni 212 berawal dari aksi tuntutan yang bertujuan untuk mengadili mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP yang dinilai melakukan penistaan terhadap agama Islam dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016.

    Ahok pun telah ditetapkan bersalah atas penistaan agama pada 9 Mei 2017 dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh majelis hakim. []

  • Profil Puput Nastiti Devi yang Baru Melahirkan Putri Kedua Ahok BTP

    peloporberita.com/ | Jakarta – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP dan istrinya, Puput Nastiti Devi, baru saja menyambut anak kedua mereka yang lahir pada Kamis (26/08/2021). 

    “Bayi berjenis kelamin perempuan ini diberi nama Sarah Eliana Purnama. Beratnya 3,75 kilogram dan panjangnya 51 centimeter,” kata Ahok, dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/08/2021).

    Ahok juga menjelaskan makna dari nama putri keduanya itu, yang ia rangkai untuk mengenang kehidupan dan harapannya untuk bangsa dan negara. “Suku agama ras antargolongan hidup (Sarah), berpengetahuan maju (Eliana), terang dan sempurna (purnama),” jelas Ahok.

    Baca juga: Profil Olivia Jensen yang Dianggap Melecehkan Bendera Merah Putih

    Dengan demikian, kini Ahok memiliki total 5 anak. Dari pernikahan pertamanya dengan Veronica Tan, ada Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama dan Daud Albeenner Purnama. Sedangkan dari pernikahan keduanya, ada Yosafat Abimanyu Purnama dan Sarah Eliana Purnama.

    Ahok dan Puput Nastiti Devi terpaut beda usia 31 tahun, namun hal itu tidak mengurungkan niat mereka untuk berumah-tangga. Pernikahan mereka digelar sehari setelah Ahok keluar dari penjara Mako Brimob, Kelapa Dua, 25 Januari 2019. 

    Baca juga: Profil Benny Tjokrosaputro yang Tetap Divonis Seumur Hidup dalam Kasus Jiwasraya

    Ketika masih di penjara, Ahok menggugat cerai Veronica, yang disebutnya sudah berselingkuh. Puput sebelumnya adalah mantan ajudan Vero ketika Ahok masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Puput juga yang biasa diminta mengantar makanan ketika Ahok di penjara akibat kasus penistaan agama.

    Wanita kelahiran Nganjuk tahun 1997 ini adalah sulung dari dua bersaudara, buah hati pasangan Teguh Sriyono dan Lilis Wijayanti. Puput yang tamat SMA pada tahun 2015 sebenarnya memiliki kesempatan masuk perguruan tinggi negeri, namun ia melepasnya demi mengikuti jejak sang ayah menjadi anggota polisi. Meski akhirnya ia mengundurkan diri per 9 Januari 2019.

    Dalam kehidupan sehari-hari, Puput sangat menyukai drama korea alias drakor, sampai ia memanggil Ahok dengan panggilan sayang ‘Yeobo’, bahasa Korea yang biasa digunakan seorang istri memanggil suaminya. Begitu juga Ahok memanggil Puput dengan sebutan Buin atau istri. Setelah resmi menikah dengan Ahok, Puput berpindah agama dari Islam menjadi Kristen. []

  • Profil Farhat Abbas, Pengacara & Pendiri Partai Pandai

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pengacara Farhat Abbas semakin serius di dunia politik. Hal itu terlihat dengan langkahnya mendirikan partai baru bernama Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai). Farhat juga menjadi Ketua Umum di partai baru itu.

    Selain Farhat, sejumlah tokoh terkenal juga masuk dalam struktur pimpinan pusat Partai Pandai, seperti Pengacara Elza Syarief menjadi wakil ketua umum, Megi sebagai bendahara umum dan dr. Lois Owen sebagai sekretaris jenderal. Sekadar mengingatkan, dr. Lois sempat terjerat kasus dugaan penyebaran berita bohong hingga membuat keonaran terkait Covid-19.

    Bagi Farhat, Partai Pandai lahir dari hilangnya peran pengawasan dan keterwakilan partai-partai yang sekarang ada di DPR. Menurutnya, peran itu seolah-olah hilang setelah pemerintah mengesahkan UU Cipta Kerja. Deklarasi berdirinya Partai Pandai sudah dilakukan sejak awal Oktober 2020. 

    Baca juga: Profil Xi Jinping yang Sering Mencekal Perusahaan Teknologi China

    Profil Farhat Abbas

    Farhat Abbas lahir di Riau, pada 22 Juni 1976. Ayahnya adalah pakar hukum, Abbas Said, dan ibunya bernama Syarifah Masnon. Sebelum terjun ke politik, Farhat dikenal sebagai pengacara yang sering menangani kasus-kasus yang melibatkan artis dan public figure. Ia juga dikenal dengan berbagai ucapannya yang kontroversial di media sosial.

    Seperti pada 9 Januari 2013, Farhat membuat komentar pada media sosial Twitter, tentang kasus plat mobil Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sejumlah pihak menilai komentar Farhat bersifat rasis, sehingga ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia Anton Medan, dan juga pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi Ramdan Alamsyah. 

    Baca juga: Profil Deddy Corbuzier yang Pamit dari Podcast & Social Media

    Selain itu, pada November 2013, Farhat juga sempat bermasalah dengan anak-anak musisi Ahmad Dhani, yaitu Al dan El, karena kicauan Farhat di Twitter yang dianggap menghina Ahmad Dhani. 

    Di tahun yang sama, Farhat juga mengampanyekan dirinya menjadi calon presiden dalam Pemilu 2014, dengan slogan “AkuIndonesia”. Namun, tidak ada partai yang meminangnya. Farhat juga tercatat sebagai calon anggota legislatif dalam Pemilu 2014, mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta III, namun tidak terpilih.

    Baca juga: Profil Vitalia Shesya yang Murka Disebut Cewek Simpanan

    Kemudian pada 2020, Farhat Abbas bersama advokat Andar Situmorang, sempat saling melaporkan Pengacara Hotman Paris Hutapea, dalam kasus dugaan penyebaran konten video pornografi di akun Instagram milik Hotman. Hotman sendiri membantah adanya konten tersebut.

    Setelah bercerai dari istrinya, Nia Daniaty pada 2014, nama Farhat Abbas makin sering dilibatkan dengan sejumlah perempuan. Farhat pernah diisukan telah menikahi perempuan bernama Ani Muryadi, yang berstatus sebagai seorang janda. Namun dari kasus asmara, keduanya beralih pada persoalan tuntutan hutang-piutang.

    Selain itu, Farhat juga dikabarkan pernah menikah dengan artis sinetron Kumalasari. Ditambah lagi perempuan bernama Melani Sukmawati alias Lala, yang juga mengaku pernah dinikahi Farhat. []