Tag: Aceh

  • Teten Masduki Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Kopi Rakyat

    Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, terdapat tiga tantangan untuk pengembangan kopi rakyat, di antaranya lemahnya kelembagaan usaha yang umumnya masih perorangan, rendahnya produktivitas dan kualitas produk UMKM dan koperasi, serta kesulitan akses pembiayaan dan pasar.

    Hal ini diungkapkan Teten dalam acara Sarasehan Kebangkitan Kopi Rempah Nusantara yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IKA FAPERTA IPB University) di IPB Convention Center, Bogor, Sabtu (21/05/2022).

    “Dalam hal ini, KemenKopUKM memberikan dukungan dari hulu dan hilir. Dari hulu, kami ingin melakukan penguatan kelembagaan usaha melalui korporatisasi petani kopi berbasis koperasi dan pengembangan model bisnis terintegrasi hulu-hilir dari mulai produksi, akses pembiayan, rantai pasok, dan pemasarannya,” tuturnya.

    MenKopUKM menegaskan, pihaknya sudah melakukan beberapa piloting terkait korporatisasi petani ini. Salah satunya Koperasi Produsen Baitul Qiradh Baburrayyan di Aceh Tengah yang diusahakan untuk menguasai pasar ekspor 345,6 ton Kopi Arabica Gayo ke pasar Amerika Serikat dan Eropa.

    “Ini akan menjadi satu-satunya koperasi yang memiliki akses penjualan kopi langsung ke Starbucks,” ungkapnya.

    [irp]

    Selain itu, lanjut Teten, terdapat juga Koperasi Klasik Beans-Sunda Hejo di Jawa Barat yang mengonsolidasikan petani perhutanan sosial dan akan memasok kopi specialty untuk kebutuhan dalam negeri dan mancanegara,” sebutnya.

    Selanjutnya, ada Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo) yang menjadi satu-satunya koperasi wanita di Asia Tenggara yang masuk dalam Organic Product Trading Company (OPTCO) Cafe Femenino.

    “Petani kopi perempuan berjumlah 409 orang dan mengelola lahan sebanyak 342 hektare. Sebanyak 70 persen produksi diekspor ke Amerika Serikat, 20 persen ke Eropa, dan 10 persen ke Australia,” ucap Teten. []

    [irp]

  • Penyakit Mulut dan Kuku Menginfeksi 2.555 Sapi di Aceh

    Jakarta – Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang mulanya ditemukan di Jawa Timur kita telah menyebar hingga ke Aceh. Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengatakan, Aceh memiliki sebanyak 44.495 populasi sapi dimana 2.555 ekor sapi di antaranya terinfeksi PMK dan 13 ekor mati.

    Bupati Mursil mengatakan, saat ini wabah tersebut sudah ditangani dengan baik dan terkendali sehingga masyarakat dihimbau tidak panik.

    “Penyakit ini penyebarannya cepat namun diharapkan masyarakat tenang, tidak panik, penyakit ini bisa ditangani,” tuturnya di Aceh, Kamis (12/05/2022).

    “Alhamdulillah, semua stakeholder terlibat langsung untuk menanggulangi wabah ini. Mulai Pak Mentan (Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo), Dinas Peternakan Propinsi, Pemkab Aceh Tamiang sangat serius dalam penanganan wabah ini,” tambahnya.

    Para peternak yang sapinya terinfeksi dan mati, diimbau untuk segera menangani dengan baik sesuai standart yang telah ditentukan agar tidak menyebabkan penyebaran wabah PMK lebih luas lagi.

    [irp]

    Pemeriksaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi
    Pemeriksaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi. (Foto:Kementan)

    Selain itu, Bupati Mursil juga menegaskan bahwa untuk memutus rantai penyebaran, Pemkab Aceh Tamiang, menerapkan langkah lokalisasi.

    “Lokalisasi atau lockdown menjadi pilihan saat ini. Sapi-sapi dari Aceh Tamiang tidak boleh keluar dan sapi dari luar tidak boleh masuk ke sini. Demi kepentingan bersama,” tegasnya.

    Bupati Mursil juga mengapresiasi jajaran Kementan yang tanggap dan cepat dalam penanggulangan wabah PMK sehingga tidak berdampak secara luas di masyarakat.

    “Pak Mentan datang langsung ke Aceh Tamiang. Ini bukti keseriusan beliau untuk memastikan wabah ini tertangani dengan baik secara komprehensif,” tandasnya. []

    [irp]

  • 400 Mahasiswa Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Ketua DPD RI Minta ini

    peloporberita.com/ – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengaku sangat prihatin terhadap kasus korupsi beasiswa yang berpotensi melibatkan 400 mahasiswa di wilayah hukum Polda Aceh. Ia pun meminta penyelidik melihat kasus ini dari perspektif yang lengkap, termasuk melihat unsur mens rea atau niatan yang ada di benak para mahasiswa tersebut.

    “Saya sangat menyesalkan munculnya kasus korupsi beasiswa yang berpotensi melibatkan 400 mahasiswa. Perlu penyelidikan mendalam untuk mengungkap permasalahan ini,” tutur LaNyalla, berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Selasa, (08/03/2022).

    Senator asal Jawa Timur itu, juga menyampaikan bahwa penyidik perlu memeriksa dasar kelengkapan persyaratan administrasi yang kurang memenuhi syarat, sehingga 400 mahasiswa tersebut memaksakan diri mengajukan sebagai penerima beasiswa.

    “Mungkin saja para mahasiswa tersebut memang memerlukan uang beasiswa. Namun, mereka tidak memiliki berkas administrasi lengkap, karena terkendala berbagai hal. Untuk kondisi seperti ini, kita juga tidak boleh tutup mata. Oleh karena itu, penyidikan perkara ini harus melihat semua aspek,” ungkap LaNyalla.

    Ia pun mengaku, sering mendapatkan pengaduan mengenai pengajuan dana beasiswa. Tetapi, syarat yang harus dipenuhi sulit sekali.

    “Akibatnya, mahasiswa yang sebenarnya sangat membutuhkan tidak dapat mengakses dana beasiswa yang dipersiapkan pemerintah. Apakah kondisi ini juga yang terjadi di Aceh? Kita belum bisa pastikan. Tugas kita adalah mencari tahu hal itu,” tandas LaNyalla.

    Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu juga sangat menyayangkan jika beasiswa yang telah disiapkan pemerintah tidak dapat diakses lantaran terdapat variabel persyaratan yang sulit sehingga tidak dapat dipenuhi.

    LaNyalla berharap, hal tersebut menjadi pertimbangan. Sebab, jumlah mahasiswa yang terduga sebagai pelaku korupsi dana beasiswa di Aceh sangat besar, mencapai 400 orang.

    “Meskipun tindakan ke 400 mahasiswa tidak dapat dibenarkan, tetapi penyelidik perlu melihat kasus ini dari perspektif yang lain. Karena bukan rahasia, banyak beasiswa yang syaratnya sangat sulit dipenuhi secara administrasi, tetapi secara fakta mahasiswa tersebut layak sebagai penerima,” tandasnya. []

  • Setelah Lampung, Menteri Teten Kembangkan Korporatisasi Petani Pisang Cavendish di Aceh

    peloporberita.com/ – Setelah sukses di Tenggamus (Lampung), Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) membangun Korporatisasi Petani berbasis koperasi khusus produk pisang Cavendish di wilayah Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Aceh.

    “Ini merupakan suatu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi berbagai pihak,” tutur Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki usai launching penanaman pisang Cavendish dalam rangka akselerasi pengembangan korporatisasi petani melalui koperasi, di kawasan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (26/02/2022).

    MenKopUKM menjelaskan, berkolaborasi dengan petani dan koperasi, maka PT Great Giant Pineapple sebagai offtaker tidak perlu memiliki lahan. Bahkan, bermitra dengan petani dan koperasi, lebih mendekatkan diri ke pasar, baik pasar nasional maupun global. PT Great Giant Pineapple selain di Lampung, mereka sudah membuka lahan di 8 wilayah lain dan kini di Kabupaten Bener Meriah.

    Menurut Teten Masduki, kolaborasi lintas Kementerian yang direplikasi di tingkat Dinas, menjadi kunci untuk terbangunnya korporasi petani dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani. Ditambah, kemitraan dengan PT Great Giant Pineapple (GGP) yang berperan sebagai offtaker sekaligus melakukan penyediaan bibit, pendampingan, pengemasan, grading sampai pada pengiriman ke pasar ekspor.

    Kemitraan koperasi dengan PT GGP juga penting untuk memenuhi standarisasi ekspor. Bukan hanya dari proses pembudidayaan pisang Cavendish, namun juga sampai pada pemenuhan sertifikasi ekspor.

    “Seperti komoditas pisang terdapat 21 sertifikat ekspor yang sudah diurus PT GGP, sehingga bisa masuk sampai ke pasar Eropa dan Amerika,” tegas Menteri Teten. []

  • Aceh Juara Duta Wisata Indonesia 2021, NTB Runner-up

    peloporberita.com/ – Duta wakil provinsi Aceh, Muhammad Akkral dan Slwnisrina, terpilih sebagai Juara Duta Wisata Indonesia 2021 dalam acara yang diselenggarakan di ruang theater Taman Budaya NTB Pada, Minggu, 7 November 2021 malam.

    Sedangkan wakil dari Tuan rumah Nusa Tenggara Barat (NTB) Rummi Akbar dan Ratu Balqis, tampil sebagai runner up. Sementara posisi juara ketiga Duta Wisata Indonesia (PDWI) ke-15 ini, diraih oleh utusan duta wisata dari provinsi Bangka Belitung.

    “Jika tidak berakar pada nilai-nilai budaya maka akan sulit memahami budaya-budaya lain di Indonesia. Bagaimana mau mempromosikan budaya Indonesia jika budayanya sendiri tidak diketahui.”

    Selanjutnya, Inong Aceh akan menggantikan Duta Wisata Indonesia 2019, yang saat acara berlangsung hanya dihadiri Yosia Sinta Bela. Duta Wisata Indonesia 2021, nantinya akan menjadi corong promosi pariwisata Indonesia.

    Selain juara duta wisata Indonesia, dewan juri juga menentukan pemenang juara-juara dengan kategori sebagai berikut:

    1. Kategori Duta Wisata Empat Pilar diraih wakil provinsi Bali.
    2. Kategori Duta Wisata Indonesia Persahabatan diraih utusan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
    3. Kategori Duta Wisata Sosial Media dimenangkan oleh wakil duta wisata provinsi Jambi.

    Pemenang Duta Wisata Indonesia 2021 dalam acara yang dipandu artis ibukota, Indra Bekti ini mendapat hadiah berupa piala bergilir PDWI, piagam, trofi dan bingkisan dari berbagai sponsor pendukung acara.

    Sementara dewan Juri, Enong Ismail mengaku, dalamn menentukan juara salah satunya ditentukan dari kepribadian. Jati diri tersebut, harus menunjukkan akar budaya daerahnya sendiri yang mewakili Indonesia. Selain itu, harus mengerti adat budaya provinsinya untuk di promosikan ke seluruh Indoenesia.

    Baca juga : 

    “Jika tidak berakar pada nilai-nilai budaya maka akan sulit memahami budaya-budaya lain di Indonesia. Bagaimana mau mempromosikan budaya Indonesia jika budayanya sendiri tidak diketahui,” tegas Enong.

    Malam grand final Duta Wisata Indonesia ke-15 sendiri, hanya dihadiri utusan dari 7 provinsi  seperti Aceh, Bali, Jambi, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, NTT, dan provinsi NTB sebagai tuan rumah. Sedangkan sejumlah provinsi lain, batal menghadiri acara malam grand final PDWI lantaran terkendala aturan protokol kesehatan. []

  • Kematian Anjing Canon Dikaitkan dengan Wisata Halal, Menparekraf Angkat Bicara

    peloporberita.com/ – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno menegaskan bahwa tidak ada kekerasan dalam ekosistem wisata halal. Pernyataan ini, untuk menanggapi kejadian viral di media sosial belakangan ini soal tewasnya anjing Canon.

    “Semua bentuk kekerasan terhadap hewan bukanlah bagian dari wisata halal,” tulis Menparekraf melalui laman Instagramnya, Rabu, 27 Oktober 2021.

    “Kita perlu memastikan bahwa pernyataan yang keluar dari konferensi ini adalah semua kekejaman terhadap hewan bukanlah bagian dari wisata halal.”

    Melalui video singkat dengan bahasa Inggris, Sandiaga Uno menceritakan bahwa sekitar 1 minggu terakhir media sosial didominasi oleh kasus di Aceh dimana seekor anjing (Canon) ditemukan mati akibat penanganan yang buruk karena beberapa aparat setempat berusaha membersihkan situs wisata halal.

    “Ini benar-benar sesuatu yang anda tahu menyentuh hati saya. Saya ingin Pak Riyanto Sofyan (Ketua Umum Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia/ PPHI) dan timnya benar-benar memastikan bahwa kita mengedukasi dan mensosialisasikan wisata halal ini. (Sebab) pariwisata halal tidak seharusnya menyakiti siapa pun,” tegas Menparekraf.

    Sandiaga Uno juga kembali meluruskan bahwa wisata halal adalah sebuah bentuk extension of services atau suatu kemudahan bagi wisata berbasis muslim friendly. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pengunjung/wisatawan yang beragama muslim, dimana potensi ini bisa dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja lebih luas lagi.

    “Saya pikir kita perlu bangkit di masa-masa sulit ini (masa pandemi covid-19) untuk membuktikan bahwa pariwisata halal adalah jalannya dan kita perlu memastikan bahwa pernyataan yang keluar dari konferensi ini adalah semua kekejaman terhadap hewan bukanlah bagian dari wisata halal,” tandasnya. []

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno)

  • Kementerian ATR/BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf Masjid Raya Baiturrahman Aceh

    peloporberita.com/ | Jakarta – Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan, Teuku Taufiqulhadi menyerahkan sertipikat tanah wakaf yang terdiri dari lima bidang tanah untuk Masjid Raya Baiturrahman yang berlokasi di Kota Banda Aceh.

    “Tanah wakaf penting juga kita sertipikatkan,” tuturnya setelah menyerahkan sertipikat tanah wakaf secara langsung kepada lima orang nazir belum lama ini.

    “Segera sertipikatkan tanah Anda ke Kantor Pertanahan setempat. Hal ini menjadi penting agar tanah Anda memiliki perlindungan yang lebih kuat serta dapat mencegah penyelewengan.”

    Teuku Taufiqulhadi menjelaskan pentingnya menyertipikatkan tanah wakaf, bertujuan agar tanah wakaf memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat.

    “Karena sertipikat tanah wakaf ini memiliki kedudukan hukum yang lebih tinggi daripada ikrar wakaf dan akta ikrar wakaf,” ungkap Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan.

    Dalam kesempatan tersebut, ia yang juga selaku perwakilan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong nazir dan masyarakat pada umumnya untuk proaktif dalam menyertipikatkan tanah untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya.

    “Saat ini Kementerian ATR/BPN siap mendukung serta memudahkan proses penerbitan sertipikat tanah wakaf karena hal ini merupakan amanat dari perundang-undangan, yaitu Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 2 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pendaftaran Tanah Wakaf,” tandas Teuku Taufiqulhadi.

    Di hadapan para penerima sertipikat dan jemaah yang baru usai menjalankan salat Jumat, Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan menjelaskan dengan rinci kemudahan dari proses pendaftaran tanah wakaf hingga sertipikasinya agar para nazir tergugah untuk mendaftarkan tanahnya.

    “Proses pendaftaran tanah wakaf bisa dilakukan setelah terjadinya ikrar wakaf di hadapan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf. Kemudian, Kepala KUA akan meminta tanda bukti penguasaan tanah dari wakif dan menerbitkan akta ikrar wakaf,” tandas Teuku Taufiqulhadi.

    Selanjutnya Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh agar menyertipikatkan tanahnya, baik itu tanah pribadi maupun tanah yang sudah diwakafkan.

    “Segera sertipikatkan tanah Anda ke Kantor Pertanahan setempat. Hal ini menjadi penting agar tanah Anda memiliki perlindungan yang lebih kuat serta dapat mencegah penyelewengan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. []

  • Tambak Udang KKP di Aceh Timur Berhasil Angkat Ekonomi Rakyat

    peloporberita.com/ | Klaster tambak udang vaname di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengangkat ekonomi masyarakat dan menjadi sarana edukasi budidaya yang modern dan ramah lingkungan.

    Menteri Kelautan dan Perikanan STamakti Wahyu Trenggono meninjau langsung klaster tambak udang vaname berkelanjutan di Desa Matang Rayeuk, yang sudah berhasil panen sebanyak 25 ton atau senilai Rp 1,8 miliar, beberapa waktu lalu. Kawasan tambak itu terdiri dari sembilan petak dengan luasan masing-masing 1.800 meter persegi, yang dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan tandon air.

    Baca juga: Mengapa Perlu Mengkonsumsi Rumput Laut?

    “Klaster tambak ini pemerintah bangun untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kesejahteraan masyarakat jadi naik. Target saya bagaimana indeks kesejahteraannya meningkat 140. Dengan demikian maka kesejahteraan masyarakat petambak akan meningkat,” kata Menteri Trenggono di lokasi, Selasa (07/09/2021).

    Saat ini, KKP tengah membangun lagi klaster tambak udang vaname di Desa Paya Gajah, Aceh Timur. Dalam klaster itu, total ada delapan petak, dengan luas per petak tambak mencapai 3.000 meter persegi. Pembangunan tambak itu dijadwalkan selesai pada November 2021, dan ditargetkan mampu memproduksi 34,5 ton per hektar per tahun.

    Baca juga: Program Sentra Ekonomi Garam Rakyat KKP Tunjukkan Hasil

    Melalui program revitalisasi tambak ini, KKP menargetkan peningkatan hasil panen udang vaname dari rata-rata 0,6 ton per hektar, menjadi 2 ton per hektar. Ini adalah salah satu strategi KKP untuk mencapai target produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton per tahun pada 2024 mendatang

    Pemilihan Aceh Timur sendiri sebagai lokasi pembangunan klaster tambak percontohan udang vaname, adalah karena kondisi alamnya yang masih sangat mendukung, seperti kualitas airnya yang sangat baik dan lahan yang tersedia juga cukup luas. Selain itu, minat masyarakat akan budidaya udang vaname juga besar. []

  • Selamat, Pasia Laweh Dinobatkan Sebagai Nagari Konstitusi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyaksikan pengukuhan Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam yang dinobatkan sebagai Nagari Konstitusi. Penghargaan itu, diberikan langsung oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman ke Wali Nagari Pasia Laweh pada Sabtu, 28 Agistus 2021.

    “Kami sangat bersyukur, terima kasih yang mulia (Ketua MK), karena dengan demikian menambah khazanah berbagai jenis desa dan nagari di Indonesia,” tutur pria yang akrab disapa Gus Halim ini dalam sambutannya di acara tersebut.

    “Bu Menteri LHK misalnya, punya desa hutan sosial. Kemudian, BNN punya desa bersih narkoba. BNPB punya desa tanggap bencana. Dan berbagai macam nama desa yang luar biasa,” sambungnya.

    “Semoga ikhtiar ini bermanfaat bukan hanya untuk warga nagari Pasia Laweh, tetapi juga di 74.961 desa dan nagari Indonesia.”

    Menurut Gus Halim, hal tersebut menunjukkan kearifan lokal yang terus dibangun oleh seluruh jajaran di pemerintah pusat.

    “Ini hebatnya di negara kita, dan Insya Allah tidak ditemukan di negara mana pun. Nagari Konstitusi, Desa Perhutanan Sosial, Kampus Nagari dan desa-desa lain yang luar biasa,” sebutnya.

    Gus Halim juga mengatakan, pihaknya sedang menginventarisir semua jenis penghargaan desa sebagai wujud apresiasi kita kepada kementerian/lembaga negara yang betul-betul memberikan perhatian khusus dan memberikan apresiasi khusus kepada Nagari dan desa-desa di Indonesia.

    Pasia Laweh Dinobatkan Sebagai Nagari Konstitusi
    Pasia Laweh Dinobatkan Sebagai Nagari Konstitusi oleh MK. (Foto:Pelopor.id/Kemendes PDTT)

    Ia berharap, hal-hal baik yang dilakukan dan terjadi di Nagari Pasia Laweh dapat menjadi inspirasi bagi desa dan nagari di seluruh Indonesia, khususnya dalam pemenuhan hak-hak konstitusi warga desa dan nagari, serta pelestarian budaya dan kelembagaan masyarakat adat di desa dan nagari seluruh Indonesia.

    “Akhirnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini saya sampaikan banyak terima kasih. Semoga ikhtiar ini bermanfaat bukan hanya untuk warga nagari Pasia Laweh, tetapi juga di 74.961 desa dan nagari Indonesia,” ucapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman mengatakan, pengukuhan Nagari Konstitusi kepada Nagari Pasia Laweh merupakan bagian dari apresiasi sekaligus ikhtiar Mahkamah Konstitusi untuk membangun role model dari perangkat terkecil dalam lingkup pemerintahan negara dalam rangka tegaknya konstitusi dan ideologi negara.

    Lebih lanjut ia mengatakan, kearifan lokal dan penerapan nilai-nilai konstitusi justru bermula dan langgeng dalam praktik keseharian hidup bermasyarakat di Nagari atau desa.

    “Oleh karena itu, untuk menjaga nilai konstitusi tetap hidup di masyarakat, maka penting bagi kita untuk menjaga praktiknya terus berlangsung dalam lingkungan kehidupan keseharian di tengah masyarakat,” tegasnya. []

  • Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid, Hotman Paris Sebut Akidi Tio Lebih Dermawan dari Bill Gates

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pengacara kondang, Hotman Paris memuji keluarga pengusaha asal Aceh, Akidi Tio yang telah memberikan dana hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan.

    “Inilah Pahlawan Sejati sepanjang masa di dunia! Kalahkan Bill Gates dan para Konglo Dunia!.”

    Hotman menilai, yang dilakukan oleh keluarga almarhum adalah aksi pahlawan yang bergerak saat sekitarnya membutuhkan. Bahkan, Hotman menyebut keluarga Akidi Tio jauh lebih dermawan daripada Bill Gates.

    “Apakah ini benar? Kalau benar maka inilah Pahlawan Sejati sepanjang masa di dunia! Kalahkan Bill Gates dan para Konglo Dunia!. Hotman mau temu keluarga ini, mau tau isi lubuk hati mereka! Tunai atau barang?? Halo para jago nyinyir tapi pelit dan bokek: ngaca lu asep & poltak!!” tulis Hotman Paris di Instagramnya.

    Hotman Paris
    Unggahan Hotman Paris.(Foto:Pelopor.id/IG Hotman Paris)

    Hotman Paris juga menyindir beberapa orang melalui Instagramnya. Menurutnya, mereka hanya bisa memberikan kritikan tanpa aksi untuk membantu sesama. Lebih lanjut, Hotman menyarankan agar uang itu digunakan untuk pembelian vitamin yang nantinya dibagikan untuk rakyat ekonomi lemah.

    “Saran: uangnya dipakai beli Vitamin D & C untuk dibagikan ke rakyat miskin,” tulisnya.

    Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri, sebelumnya menerima dana hibah dari keluarga pengusaha asal Aceh senilai Rp 2 triliun. Dana itu diberikan untuk membantu penanganan Covid-19. Bantuan tersebut, diberikan kepada Irjen Eko Indra Heri sebagai pribadi, bukan dalam kapasitas dia sebagai Kapolda Sumsel.

    Adapun Kapolda Sumsel Eko Indra, mengenal keluarga Akidi Tio saat dirinya masih perwira pertama dan betugas di Langsa, Aceh, pada 1990-an. Kala itu, Ia bertemu dengan seorang penjual es, bernama Johan alias Ahok. Johan adalah Tionghoa-Palembang yang menetap di kawasan Veteran yang merupakan putra Akidi Tio.

    Pertemanan keduanya terus berlanjut, bahkan hubungan yang terjalin seperti saudara. Namun sekitar 12 tahun lalu Akidi Tio meninggal, kemudian Johan juga menyusul ayahnya menghadap sang pencipta. []