Kategori: Tips

  • Cara Klaim Kacamata Gratis dari BPJS Kesehatan

    peloporberita.com/ – Peserta BPJS Kesehatan, bisa mendapatkan kacamata secara gratis. Namun, untuk menikmati layanan ini ada beberapa prosedur yang harus dilakukan. Meski demikian, kacamata BPJS menggunakan skema subsidi, sehingga dana yang akan diterima untuk membeli kacamata disesuaikan dengan subsidi yang tersedia.

    Selain itu, peserta BPJS juga hanya bisa mendapatkan layanan pembelian kacamata setiap dua tahun sekali. Jika Anda ingin mendapatkan kacamata dari BPJS, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan:

    Pertama, datangi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat I seperti Puskesmas, Klinik, atau dokter sesuai dengan yang tertera pada kartu BPJS Kesehatan Anda. Di sana mintalah rujukan ke poli mata.

    Kedua, kunjungi dokter spesialis mata untuk dilakukan pemeriksaan mata sekaligus mendapatkan resep untuk membeli kacamata. Pastikan untuk mendatangi dokter maupun poliklinik yang sudah ditunjuk oleh BPJS agar proses pembelian kacamata dapat berjalan lancar.

    Ketiga, Legalisir resep dengan cara mendatangi loket BPJS kesehatan terdekat, lalu meminta legalisir dari petugas yang tengah bekerja di sana. Selanjutnya keempat, datangi optik yang bekerjasama dengan BPJS untuk melakukan pembelian kacamata yang sesuai dengan kebutuhan dengan menyertakan fotokopi KTP dan kartu BPJS Kesehatan.

    BPJS Kesehatan Jadi Syarat Urus SIM, STNK, SKCK, Umrah, Haji dan Jual Beli Tanah
    Kartu BPJS Kesehatan. (Foto:Pelopor.id/Tantri Lestari)

    Meski begitu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut agar tidak mendapatkan kesulitan ketika melakukan klaim kacamata. Petama, sesuaikan harga kacamata dengan plafon klaim. Sebab besaran subsidi tergantung dari kelas kepesertaan yang Anda ambil. Untuk peserta BPJS Kesehatan kelas 3 subsidi untuk membeli kacamata sebesar Rp 150.000, kelas 2 Rp200.000, dan kelas 1 Rp300.000.

    Ukuran lensa juga harus diperhatikan. Sebab BPJS Kesehatan hanya akan memberikan subsidi dana untuk ukuran lensa spheris dengan minimal ukuran 0,5 dioptri, dan lensa silindir minimal ukuran 0,25 dioptri. []

  • Waspadai Investasi Bodong dengan Skema Ponzi Ala Binomo

    peloporberita.com/ – Pihak Kepolisian meminta masyarakat yang hendak berinvestasi agar berhati-hati agar tidak menjadi korban dari investasi bodong. Dari sejumlah modus investasi bodong, yang harus diwaspadai salah satunya yang menggunakan skema Ponzi.

    Skema Ponzi, merupakan modus penipuan yang menjanjikan keuntungan cepat bila bisa merekrut orang lain sebagai anggota. Skema ini, biasanya disebut skema piramid lantaran anggota yang bergabung dibagi menjadi beberapa level yang membentuk piramida. Anggota yang lebih dahulu bergabung akan berada di level tertinggi piramida dan yang bergabung selanjutnya akan berada di tingkat bawahnya.

    Skema Ponzi adalah modus penipuan investasi, di mana keuntungan yang dibayarkan pada investor diambil dari uang mereka sendiri atau dari uang yang dibayarkan investor berikutnya. Hal ini berbeda dengan konsep investasi sesungguhnya yang memperoleh keuntungan secara individu atau perusahaan yang menjalankan operasi.

    Penyelenggara skema Ponzi, biasanya berjanji untuk menginvestasikan uang investor dan menghasilkan pengembalian yang tinggi dengan sedikit atau tanpa risiko. Tetapi dalam banyak kasus, penyelenggara skema Ponzi tidak menginvestasikan uangnya. Sebaliknya, mereka malah menggunakannya untuk membayar para investor yang berinvestasi lebih awal. Juga menyimpan sebagian untuk para pengelola.

    Berdasarkan keterangan Polri, Investasi yang ditawarkan Binomo dengan afiliator Indra Kenz persis sama dengan pola skema Ponzi. Dalam hal ini, Indra selaku afiliator menawarkan kepada warga netizen untuk investasi dengan tawaran yang menggiurkan.

    Indra mencontohkan dirinya yang mengklaim telah berhasil mendapatkan harta melimpah dan mobil-mobil mewah lewat investasi Binomo. Melalui gaya hidupnya yang glamor dan pamer kekayaan yang ditunjukkan ke publik secara terbuka di media sosial, otomatis banyak orang yang tergiur.

    Indra Kenz. (Foto:pelopor.id/IG @indrakenz)

    Dari sinilah pundi-pundi kekayaan Indra Kenz terus bertambah. Hingga ada salah satu investor yang membongkar kedok penipuan investasi ala Binomo tersebut. Para investor ini, merasa telah ditipu lantaran investasinya raib senilai ratusan juta rupiah.

    Dari sinilah, kedok investasi bodong Binomo terbuka dan dilaporkan ke pihak kepolisian. Bareskrim Mabes Polri pun langsung bergerak cepat yang kemudian membongkar modus operandi Binomo.

    Ternyata trading Binomo tidak terdaftar alias ilegal. Peran afiliator Indra Kenz juga terbongkar dan ia ditetapkan sebagai tersangka. Bareskrim Polri langsung menahan Indra Kenz dan membongkar jaringan investasi Binomo serta para afiliatornya.

    Polisi menjerat Indra Kenz dengan pasal berlapis dan Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU). Adapun pasal yang disematkan ke Indra antara lain; Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) jo 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

    Kemudian Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

    Belajar pada kasus investasi bodong dengan skema ponzi ala Binomo, Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam memilih jenis investasi. Pelajari dan pastikan jenis investasinya, telah terdaftar di lembaga yang memiliki otoritas seperti Bappebti dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).[]

  • Tips Mengatur Gaji Magang Supaya Tak Cepat Habis

    peloporberita.com/ | Gaji untuk pemagang bisa dikatakan sedikit, sehingga tak terasa tiba-tiba sudah habis. Magang memang saatnya untuk mendapatkan pengalaman dan keahlian, tetapi mengatur keuangan juga tidak kalah penting. Ada beberapa tips yang bisa dijalani agar gaji magang kamu tidak cepat habis, seperti dikutip dari Glints.

    1. Kurangi biaya pengeluaran
    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi jajan seperti membeli kopi atau makanan di kafe yang mahal, demi gengsi dan gaya hidup. Kamu juga harus memilah pembelian barang, berhentilah membeli barang yang tidak diperlukan.

    Bagi yang perantau, kamu bisa pertimbangkan cari kos yang lebih murah dan dekat dengan tempat magang, atau kontrak rumah dengan teman-teman kampus sehingga biaya tempat tinggal bisa dibagi rata dan jadi lebih hemat.

    2. Catat setiap pengeluaran
    Tips ini mungkin merepotkan tapi sangat efektif, karena dengan membuat anggaran, kamu jadi sadar berapa uang yang keluar tiap harinya. Bahkan, menurut Study in USA, hidup tanpa anggaran seperti menguras isi ATM dalam sehari.

    Mulailah dari hal kecil, seperti catat pengeluaranmu setiap beli makan, bayar ongkos transportasi, dan lain-lain. Jangan lupa juga isi kolom penghasilan dan tabunganmu. Langkah ini akan membiasakan kamu disiplin dalam memakai uang sehingga terlatih jika sudah memiliki gaji penuh kalau sudah bekerja nantinya.

    3. Disiplin menabung dan siapkan dana darurat
    “Rajin menabung” terkesan mudah karena sudah digaungkan sejak jaman dulu, namun kenyataannya ini justru sering terlupakan.

    Dengan menabung, kamu akan punya cukup simpanan jika ingin mewujudkan keinginan pribadimu nanti. Selain itu, kamu juga akan memiliki dana lebih untuk kebutuhan darurat, sehingga kamu tak perlu terjebak utang saat mengalami keadaan sulit.

    4. Cari kerja sampingan
    Jika perusahaan tempat kamu magang tidak melarang, maka kamu dapat mencari pekerjaan sampingan, untuk menambah penghasilan. Tapi pastikan kamu bisa mengatur waktu dengan baik, sehingga semua tugas kamu bisa terselesaikan dengan baik.[]